Hamilton mulai memuncaki klasemen usai berturut memenangi GP Turki dan Kanada, pertengahan Juni lalu. Namun kegagalan menyentuh garis finis karena masalah pada transmisi mobilnya di Hongaria membuat dia kini duduk di posisi dua klasemen pembalap dan tertinggal empat poin dari Mark Webber.
Meski sejauh ini mobil McLaren masih kalah cepat dibanding Red Bull dan Ferrari, Hamilton menyimpan optimisme tinggi terkait peluang menjadi juara dunia tahun ini. Perjuangan untuk itu akan dia mulai di GP Belgia, Minggu (29/8/2010) mendatang dengan menjadi juara kembali tentunya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski musim balap baru menjalani rehat selama tiga pekan dan sama sekali tak ada aktivitas yang boleh dilakukan semua tim, Hamilton pede kalau periode istirahat itu akan bisa membangkitkan dirinya dan tim McLaren Mercedes.
"Istirahat ini memberi kami waktu yang berharga untuk mempertimbangkan bagaimana mengembangkan mobil untuk balapan di sisa musim. Kami tak cuma optimistis bisa mendapat hasil baik, tapi juga laju yang lebih baik di penghujung musim ini."
"Saya menuju Spa setelah kegagalan finis di Hongaria. Kami sudah menyelidiki sebabnya dan kami yakin hal itu tak akan terjadi lagi. Spa adalah salah satu lintasan terbaik di F1 dan saya sangat menginginkan kemenangan," tuntas pembalap Inggris tersebut.
(din/din)











































