Di GP Jerman akhir Juli lalu, Ferrari memerintahkan pembalapnya, Felipe Massa, untuk memberi jalan bagi rekan setimnya, Fernando Alonso. Alonso kemudian berhasil memenangi balapan.
Atas tindakan itu, Ferrari sudah dikenai denda sebesar 100 ribu dolar AS, sekaligus akan disidang di hadapan World Motor Sports Council (WMSC) di Paris, September mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi jika kita bicara soal kepentingan publik yang mengikuti balapan itu, datang ke sebuah GP dan mengeluarkan uang untuk membeli tiket, sehingga membiayai balapan ini, taktik seperti itu harus dilarang. Tim yang melanggar larangan itu harus dihukum," imbuh dia.
Pekan ini, mantan juara dunia F1 Niki Lauda memprediksi Ferrari akan dikenai sanksi yang berat. Mosley dengan lebih berani mendesak agar poin Ferrari, Alonso dan Massa dihapus saja.
"Saya tidak akan memberi rekomendasi, tapi melihat fakta yang ada, hukuman denda haruslah diikuti oleh hukuman di kompetisi," cetus eks Presiden FIA asal Inggris itu.
"Jelas, poin yang diperoleh kedua pembalap dan tim di GP Jerman tadi harus dihapus," seru Mosley tegas.
(arp/din)











































