Memulai race dari posisi dua, Hamilton langsung menyodok ke posisi terdepan sesaat setelah start. Meski sempat diselingi dengan masuknya safety car, pembalap Inggris itu tak tergoyahkan di posisi terdepan hingga akhirnya menyentuh garis finis.
Namun perjuangan Hamilton memenangi balapan ketiganya di musim 2010 tersebut tak sepenuhnya lancar. Sembilan lap jelang balapan tuntas dia nyaris tak dapat poin sama sekali saat kendaraannya melebar di tikungan delapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya terlambat mengerem dan ban saya terkunci dan kemudian melebar di tikungan delapan. Tuhan pasti memberikan tangannya pada saya di sana karena saya bisa kembali ke lintasan di depan pembalap lain," sahut Hamilton seperti dikutip dari ITV.
Terkait keseluruhan jalannya balapan, Hamilton sesungguhnya sangat dibuat kesulitan dengan hujan yang turun membasahi Spa. Suhu yang turun membuat dirinya kesulitan memprediksi daya cengkram ban, yang salah satunya membuat dia sempat melintir.
"Itu balapan yang benar-benar sulit buat saya, meski itu juga sama buat pembalap lainnya. Saya berharap balapan yang berjalan lancar, tapi dengan kondisi cuaca yang mulai hujan, kehilangan temperatur ban membuat sulit untuk mengetahui bagaimana kami bisa melewati tikungan," tuntas juara dunia tahun 2008 itu.
Tambahan 25 poin dari kemenangan di Spa mengantar Hamilton kembali ke puncak klasemen. Dia sementara unggul tiga poin atas Mark Webber yang menguntit di posisi dua. (din/a2s)











































