Button sedang menguntit Lewis Hamilton di posisi dua saat tiba-tiba sisi mobilnya dihantam Vettel saat balapan GP Belgia masuk lap 17. Insiden tersebut langsung memaksa juara dunia tahun lalu itu menuntaskan balapan.
Kecelakaan yang melibatkan Vettel dan Button tersebut mirip dengan yang dialami sang pembalap Red Bull di Turki, saat itu korbannya adalah Mark Webber. Vettel yang mencoba melakukan manuver membalap justru menghantam body mobil rekannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sama sekali tak dapat poin membuat Button makin tercecer dalam perebutan gelar juara dunia. Dengan 147 poin didapat, Button kalah empat angka atas Webber, tertinggal 32 dengan Vettel dan butuh 35 poin untuk menyamai perolehan Lewis Hamilton di posisi teratas klasemen.
Fakta tersebutlah yang kemudian membuat mantan pembalap Honda dan Virgin itu sangat kecewa. Dengan hanya ada enam balapan tersisa, sulit buat Button untuk bisa bertarung mempertahankan gelarnya.
"Itu kecelakaan yang aneh. Saya tak tahu apa yang sebenarnya dia (Vettel) lakukan. Itu sebuah pukulan besar - pukulan besar. Itu sangat menyakitkan," lanjut pembalap Inggris itu.
Sebelum kejadian tersebut, Button sesungguhnya sudah mengalami insiden lain yang membuat sayap depannya mengalami masalah. Namun dia tetap mampu melanjutkan balapan dan bahkan menjadi salah satu pembalap yang berada di urutan depan.
"Semuanya terlihat masih sangat baik. Saya menjalani start yang bagus dan bisa bertarung dalam kondisi basah. Saya bisa menemukan grip lebih baik dibanding yang lain dalam kondisi basah," tuntas Button penuh sesal. (din/roz)











































