McLaren: Vettel Seperti Pembalap Junior

McLaren: Vettel Seperti Pembalap Junior

- Sport
Senin, 30 Agu 2010 07:47 WIB
McLaren: Vettel Seperti Pembalap Junior
Jakarta - Bukan cuma Jenson Button yang kesal dengan aksi seruduk Sebastian Vettel di GP Belgia. Kubu McLaren yang dirugikan dengan insiden itu menyebut aksi Vettel seperti pembalap junior.

Button sedang menempel Lewis Hamilton di posisi dua saat dia tiba-tiba ditabrak Vettel saat balapan baru masuk lap 17. Saat itu Vettel sepertinya ingin melakukan manuver membalap, kejadian yang mirip seperti saat dia menabrak Mark Webber di GP Turki beberapa waktu lalu.

Hasil dari kejadian tersebut adalah Button yang harus menyudahi balapan. Itu berbuntut pada makin tercecernya juara dunia tahun lalu itu dari persaingan di puncak klasemen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sama seperti Button yang terheran-heran dengan cara mengemudi Vettel, kubu McLaren juga merasakan hal yang sama. CEO McLaren Racing, Martin Whitmarsh, malah menyebut pembalap Jerman itu sebagai amatir.

"Itu bukan sesuatu yang Anda harapkan untuk terjadi di F1 - lebih cocok di balapan formula junior. Hukuman drive-through sepertinya terlalu ringan buat dia," seru Whitmarsh usai balapan seperti diberitakan Autosport.

Terkait persaingan McLaren dengan Red Bull, Whitmarsh tak menganggap kecelakaan tersebut sebagai sesuatu yang disegaja. Namun kesalahan yang dibuat Vettel tersebut tetap membuatnya tak habis berpikir.

"Itu sebuah kesalahan yang aneh, saya harus katakan ini. Saya tahu kalau itu bukan sesuatu yang disengaja, tapi itu kecelakaan yang aneh. Jika dia mau mengambil dari sisi dalam, dia punya ruang tiga inchi di sana. Jadi tuhan tahu apa yang coba dia pikirkan. Itu membuat frustrasi, tapi begitulah kejuaraan ini, kami harus terus bergerak ke depan," timpal pria asal Inggris itu.

Vettel sendiri sudah meminta maaf kepada Button sesaat setelah balapan rampung. Namun menyimak komentar Button dan Whitmarsh, kubu McLaren jelas tak mudah memaafkan kesalahan tersebut.
(din/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads