Tuduhan Ferrari melakukan team order muncul di GP Jerman, Juli lalu. Saat itu Felippe Massa yang sedang memimpin balapan melambatkan laju mobilnya untuk memberi Fernando Alonso jalan dan akhirnya menjadi juara.
Atas aksinya tersebut Ferrari dapat sanksi denda sebesar US$ 100.000. Tim asal Italia itu diprediksi akan dapat hukuman lebih berat saat dihadapkan pada FIA karena dianggap telah mencederai sportivitas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ferrari dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan menyambut positif putusan tersebut. "Sekarang, semua upaya dan kerja keras tim akan difokuskan pada balapan selanjutnya, saat GP Italia digelar di Monza akhir pekan ini," demikian Ferrari.
Larangan Team Order Ditinjau Ulang
Keputusan mengejutkan yang diambil FIA tak cuma soal lepasnya Ferrari dari hukuman tambahan. Organisasi pimpinan Jean Todt itu bahkan berniat mempertimbangkan kembali larangan melakukan team order.
"Tim penilai juga mencermati Article 39.1 dari sporting regulations harus di tinjau ulang dan memutuskan untuk membawa persoalan ini kepada Formula 1 Sporting Working Group," demikian pernyataan resmi FIA di Autosport.
Article 39.1 dari Sporting Regulations untuk musim 2010 berisi aturan soal larangan team order. Disebutkan dalam pasal tersebut kalau "Aksi team order yang mempengaruhi hasil balapan dilarang dilakukan".
Ferrari sebelumnya membantah telah melakukan team order dan menyebut kejadian di GP Jerman murni karena inisiatif Massa memberikan jalan pada Alonso.
(din/roz)











































