Tampil di "balapan kandang", Ferrari berhasil menempatkan dua pembalapnya di podium. Selain Alonso yang jadi juara, juga ada Felipe Massa yang finis ketiga.
Dengan hasil tersebut, ditambah dengan gagal finisnya Lewis Hamilton, Alonso sukses memangkas ketinggalan dari posisi teratas klasemen pembalap yang kini dihuni Mark Webber menjadi hanya 21 poin saja dari sebelumnya 41.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keberhasilan itu kian terasa manis karena semenjak 2006, Ferrari belum pernah lagi memenangi balapan di Monza. Alonso-lah yang menyudahi "puasa" kemenangan tersebut.
"Tentu saja kami sangat senang sudah tampil seperti ini di hadapan pendukung kami sendiri. Luar biasa rasanya ada di podium dengan suasana seperti itu, di mana ada lautan merah suporter yang menyanyikan lagu kebangsaan," ujar Prinsipal Tim Ferrari Stefano Domenicali di Autosport.
"Di sisi lain, seperti yang saya katakan di Belgia, tujuan utama kami hari ini adalah memangkas selisih dengan para pemimpin klasemen dan kami sudah sukses melakukannya. Misi kami hari ini berhasil," lanjut dia.
Kini musim tinggal menyisakan lima seri lagi dan Ferrari pun tampak semakin optimistis bisa mengantar pembalapnya jadi juara dunia, atau malah sekaligus menjadi kampiun di bagian konstruktor.
"Persaingan kejuaraan dunia kini sudah pasti terbuka sampai akhir. Balapan tahun ini sangat unik, jika seseorang yang ada di depan bikin kesalahan, maka yang lain akan segera memanfaatkan."
"Sangat penting untuk tampil konsisten dan stabil sampai akhir, dan kita akan lihat bagaimana nanti akhirnya di Abu Dhabi," lugas Domenicali.
(krs/krs)











































