Dari 14 seri yang telah berjalan, Button berada di posisi keempat klasemen pembalap dengan nilai 165. Penggeber McLaren Mercedes itu tertinggal 22 angka dari Mark Webber yang berada di puncak.
"Ini sulit, saat kompetisi mendekati akhir dan jarak Anda masih sangat dekat," ungkap Button kepada Daily Telegraph.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situasi ini berlawanan dengan apa yang dialami Button tahun lalu di mana dia memiliki keunggulan cukup besar mendekati akhir musim karena di paruh pertama ia tampil dominan.
Tahun ini, demi menyelamatkan peluangnya untuk jadi juara dunia, Button pun mengaku siap mengambil risiko dengan cara tampil agresif untuk merebut sebanyak mungkin poin.
"Perasaan saya, bila Anda ingin memenangi kejuaraan, Anda tidak boleh bersantai dan menunggu. Anda harus mengambil risiko. Itu akan lebih seru," tukas pembalap 30 tahun tersebut.
"Tahun lalu, saya berada dalam situasi di mana saya tidak boleh mengambil risiko. Saya cuma harus konsisten dan mendapat angka. Tahun ini sangat berbeda," kata Button.
"Saya ingin menjadi juara sekali lagi. Saya ingin turun lintasan dengan agresif dan itulah yang akan saya lakukan. Saya akan agresif sampai akhir musim," pungkas dia.
(arp/rin)
