Di klasemen, Hamilton mengoleksi 182 angka, sedangkan Webber mengumpulkan 187. Webber menyalip Hamilton usai GP Italia karena di Monza Hamilton out dari lomba di lap awal.
Hamilton beruntung karena meski ia berbuat kesalahan di Italia, sokongan dari timnya, McLaren Mercedes, tetap ia dapatkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk membalas dukungan yang diberikan McLaren, Hamilton pun bertekad untuk berjuang sampai titik darah penghabisan di lima seri tersisa musim ini untuk menyelamatkan kansnya jadi juara dunia.
"Karena mendapatkan hasil buruk, saya merasa telah mengecewakan seluruh tim. Jadi, saya akan mengeluarkan upaya paling keras di sisa musim ini," tekad juara dunia 2008 itu.
(arp/mrp)
