Penebusan Hamilton

Jelang GP Singapura

Penebusan Hamilton

- Sport
Selasa, 21 Sep 2010 05:05 WIB
Penebusan Hamilton
London - Lewis Hamilton sudah mengambil pelajaran dari kesalahan yang dia lakukan di GP Italia. Pembalap McLaren itu sudah belajar dari kegagalan di Monza dan siap menebusnya di Singapura.

Hamilton gagal finis di GP Italia (12/9/2010).Β  Sebuah kemelut yang terjadi di antara pembalap di awal lomba membuat Hamilton harus out.

Tanpa poin di Monza membuat usaha Hamilton untuk merebut juara dunia musim ini menjadi lebih berat. Pembalap asal Inggris ini untuk sementara berada di posisi kedua klasemen sementara, tertinggal lima poin dari Mark Webber.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Posisi juara dunia 2008 itu juga masih belum aman dari kejaran Fernando Alonso, Jenson Button, atau pun Sebastian Vettel. Ada pun musim ini masih menyisakan lima seri lagi. Satu dari seri yang tersisa itu berlangsung akhir pekan ini yakni GP Singapura.

Hamilton mengaku bahwa kegagalan di Italia telah membuatnya belajar. "Pengalaman di Monza adalah salah satu hal yang terjadi di balapan. Ini bukan kali pertama saya harus out di lap pertama, dan mungkin ini bukan kali terakhir," ujar Hamilton seperti dikutip dari Crash.

"Kita tidak boleh memikirkan yang negatif saja, sebab kami masih berada dalam posisi yang baik dan kami harus memaksimalkan itu."

"Saya sudah belajar dari pengalaman dan, meski hasil GP Italia sangat mengecewakan, namun hal-hal seperti ini kadang Anda butuhkan untuk mempertajam pikiran dan meningkatkan permainan serta motivasi dalam periode krusial di setiap musim."

Di GP Singapura, Hamilton punya modal bagus. Musim lalu dia berhasil menjuarai balapan di 'Negeri Singa'. "Kemenangan di Singapura tahun lalu merupakan salah satu kemenangan paling memuaskan yang pernah saya peroleh di sepanjang karir saya di F1," ujar pembalap kelahiran 7 Januari 1985 itu.

Meski begitu Hamilton tidak ingin hanya berpegang pada pencapaian musim lalu saja. Ia sadar jika harus bekerja keras di akhir pekan nanti.

"Jika karakter Monza mirip dengan Kanada, maka Singapura mirip dengan Monako dan Hongaria, dua sirkuit di mana kami harus berjuang keras di sana," ujar Hamilton. Di Monako pembalap 25 tahun itu finis kelima, sementara di Hongaria ia gagal finis.

"Kami menghadapi akhir pekan ini dengan kepercayaan diri yang baru menyusul sejumlah hasil positif dan pengembangan di terowongan angin." kata Hamilton.

"Balapan nanti akan memberikan indikasi yang jelas tentang posisi pasti kami di musim ini, seiring dengan semakin dekatnya akhir musim. Yang jelas saya ingin untukΒ  meraih poin semaksimal mungkin di setiap balapan," pungkasnya.Β 

(nar/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads