Alonso naik ke posisi dua klasemen sementara menyusul keberhasilan dia menuntaskan balapan di posisi terdepan pada GP Singapura, Minggu (26/9/2010). Mengumpulkan 191 poin, juara dunia dua kali itu menggusur Lewis Hamilton yang tak dapat poin setelah gagal finis.
Keberhasilan Alonso jadi juara seakan menggenapi comeback dirinya dan Ferrari yang meraih tiga kemenangan dalam lima race terakhir. Meski belakangan mulai bisa menyaingi Red Bull dan mengalahkan McLaren, pembalap Spanyol itu masih memandang serius pesaing-pesaing terdekatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini masih akan sangat ketat. Kelima penantang lebih-kurang masih punya kesempatan yang sama. Mark (Webber) nyaris mengalami akhir pekan yang buruk. Sementara untuk yang lainnya harus mengejar sebisa mungkin," sahut Alonso usai balapan.
"Kami (Ferrari) akan melalukan yang terbaik, kami tak tahu apakah itu akan bisa memberi gelar juara di Abu Dhabi. Tapi satu yang bisa dipastikan orang adalah kami akan bertarung hingga akhir," sambung Alonso di Autosport.
Nasib buruk yang dialami Lewis Hamilton, yang untuk kali kedua secara beruntun gagal dapat poin, disebut Alonso bisa dialami kelima pembalap yang bersaing menjadi juara dunia. Karena itulah dia menyebut kalau kesalahan kecil yang dibuat di seri tersisa akan bisa menghapus mimpi jadi juara dunia.
"Dalam empat balapan dia yang bisa memenangi dua atau tiga balapan beruntun akan berada di posisi yang bagus, tapi jika Anda membuat kesalahan Anda bisa terdepak dari kejuaraan. Kami harus tetap berkonsentrasi - semoga saja tanpa kesalahan dan semoga kami bisa melanjutkannya di Jepang," tuntas Alonso.
(din/nar)











































