Peluang Lewis Hamilton menjadi juara dunia mendapat pukulan telak di Singapura, setelah ia dipaksa retire dari balapan. Hal itu membuat Hamilton kini tertinggal 20 poin dari pemuncak klasemen Mark Webber dengan empat seri sisa.
Keluarnya Hamilton dari balapan sendiri tidak lepas dari duelnya dengan Webber. Usai periode safety car, keduanya berebut posisi tiga dan bersinggungan. Akibat insiden itu, Hamilton langsung out sementara Webber masih bisa melanjutkan dan finis ketiga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlepas dari insiden di Italia, Prinsipal Tim McLaren Martin Whitmarsh menilai kalau apa yang dialami Hamilton di Singapura, Minggu (26/9/2010) malam WIB, adalah murni karena ketidakberuntungan.
"Saya pikir Lewis amat sangat sial. Saya yakin orang-orang akan melihat kalau kami terlibat insiden di dua balapan beruntun, tapi saya pikir jika Anda melihat yang terjadi hari ini, Lewis tidak melakukan kesalahan," nilai Whitmarsh di Autosport.
Ia juga tak mau menyalahkan Webber karena sumbang peran dalam membuat Hamilton keluar dari balapan. Menurut Whitmarsh, apa yang menimpa Hamilton adalah risiko dari balapan.
"Saya tak mau terlibat permainan salah-menyalahkan, tapi saya pikir ia (Hamilton) melakukan manuver menyalip yang bagus," lugasnya.
(krs/din)











































