Keberlanjutan kerja sama tersebut diumumkan pihak Lotus, yang menyebutkan bahwa kontrak baru di antara mereka berlaku sampai 2015.
"Saya memang selalu berniat menghabiskan karir di sini," ucap pria Inggris berusia 47 tahun itu, dikutip Reuters, Rabu (29/9/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gascoyne sudah berkecimpung sebagai engineer Formula 1 sejak 1989, bermula saat ia masuk McLaren sebagai ahli aerodinamika wind tunnel. Ia lalu bergabung dengan tim Tyrrell, bekerja antara lain dengan Jean Alesi.
Di tahun 1998 Gascoyne direkrut Jordan sebagai direktur teknis dan tim itu dibawanya menduduki peringkat tiga di musim 1999, yang merupakan capaian terbaik dalam sejarah keikutsertaan Jordan. Sejak itu nama Gascoyne mulai berkibar sebagai direktur teknis yang handal.
Tim lain yang kemudian ia racik adalah Benetton (Renault), Toyota, Spyker (Force India), dan Lotus. Ia disebut-sebut sebagai engineer dengan bayaran tertinggi di dunia, dan tergolong salah satu direktur teknis tersukses selain Adrian Newey dan Ross Brawn.
(a2s/mrp)
