Raikkonen digadang-gadang akan kembali ke Formula 1 --ajang yang telah ia tinggalkan setahun terakhir-- ketika di GP Belgia akhir Agustus lalu dikabarkan mengontak Renault.
Sejak saat itu, kabar bergulir. Renault, melalui prinsipalnya, Eric Boullier, mengatakan kalau Raikkonen memang masuk dalam salah satu skenario timnya buat musim depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun sebuah kabar yang dilansir koran Finlandia, Turun Sanomat, menyebutkan kalau Raikkonen 'tidak pernah tertarik' untuk kembali ke F1 bersama tim yang tidak berpeluang membawanya jadi juara. Demikian seperti dilansir Auto123 Racing.
Renault, dengan melongok kondisi obyektif mereka saat ini, jelas bukanlah Ferrari, McLaren atau Red Bull yang punya paket mumpuni buat mengantar pembalapnya jadi yang terdepan.
Dengan mulai surutnya minat Raikkonen, maka kans Petrov untuk tetap jadi pembalap Renault pun jadi menguat. Pasalnya, Boullier sendiri mengaku sudah menghentikan pembicaraan sejumlah kandidat lain.
Menurut beberapa sumber di Jerman, pembalap-pembalap yang tadinya dipertimbangkan untuk direkrut Renault itu antara lain adalah Adrian Sutil (Force India), Nick Heidfeld dan Timo Glock (Virgin Racing).
(arp/krs)











































