Webber saat ini masih memimpin klasemen sementara F1. Pembalap Red Bull itu bertekad meraih kemenangan di empat seri sisa untuk mempertahankan posisinya dan meraih mahkota juara.
Satu dari empat seri tersisa datang akhir pekan ini, di mana lomba jet darat berlangsung di Suzuka, Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil terbaik yang dia bukukan di Jepang adalah posisi empat (tahun 2005). Sementara hasil terburuknya adalah tiga kali retired.
Musim lalu Webber mengalami kecelakaan di sesi latihan bebas, sehingga dia tak bisa mengikuti kualifikasi. Dia harus memulai start dari pit lane. Di putaran pertama, dia harus tiga kali masuk pit stop. Eks pembalap Minardi, Jaguar, dan Williams itu mengakhiri balapan di posisi ke-17.
Webber menegaskan bahwa masa lalu tidak membuatnya keder. "Saya optimistis kami bisa melakukan tugas dengan baik," ujar Webber seperti dikutip dari AFP.
Ia pun merasa tertantang untuk menaklukkan Suzuka. "Tidak setiap hari Anda bisa membalap di sebuah sirkuit dan merasakannya. Itu lah impresi yang diberikan Suzuka ketika Anda berada di dalam cockpit. Bagi pembalap sirkuit ini benar-benar yang terbaik dari segi kualitas, dan mobil kami harus kecepatan yang bagus di sini," pungkasnya.
(key/roz)











































