Dengan tiga seri tersisa, Button saat ini masih menghuni posisi lima klasemen. Pembalap McLaren itu tertinggal 31 poin dari Webber yang tengah memuncaki klasemen.
Button memang masih punya peluang mempertahankan gelar, tapi kans itu tidaklah besar-besar amat karena selain Webber, toh ia masih punya tiga rival lain yang punya posisi lebih baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Opini Button terkait dua pembalap Red Bull itu sendiri salah satunya didasari oleh penampilan Vettel yang belakangan lebih bagus ketimbang Webber.
Dari tiga seri terakhir, raihan poin Vettel sudah melebihi Webber. Walhasil, keduanya kini hanya berjarak 14 poin saja.
Artinya, jika pada GP Korea dan GP Brasil hasil di GP Jepang terulang --Red Bull finis satu-dua dengan Vettel ada di depan Webber-- poin keduanya akan setara ketika menghadapi seri terakhir di Abu Dhabi.
Β
"Vettel harus mengalahkan Mark dua kali untuk bisa menyamai poinnya. Jika di seri terakhir keduanya punya poin sama, aku pikir Vettel lebih unggul di sesi kualifikasi dan di tiga seri ia juga akan lebih unggul dari Mark," nilai Button di Crash.
"Jika kedua mobil itu punya keuntungan atas mobil-mobil lain, maka takkan ada tekanan untuk Vettel dan ia akan melakukannya (jadi juara dunia)," analisisnya lebih lanjut.
(krs/roz)











































