Pada 28 Oktober mendatang Ecclestone yang lahir di Suffolk, Inggris, akan genap berusia 80 tahun. Namun, ia rupanya belum ingin mengerem aktivitasnya yang segudang.
Eccelestone sendiri sejauh ini sudah memainkan peran besar dalam segi komersialisasi F1 semenjak tahun 1978 lalu sampai kini menduduki kursi CEO Manajemen F1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tugas-tugas itu jelas tidak mudah meski ia masih belum mau turun dari posisinya karena terkendala usia. Ecclestone masih ingin terus bekerja di posisinya karena belum mau "habis".
"Jika aku berhenti bekerja, aku tak bisa lagi menyelesaikan masalah-masalah. Jika aku tak sedang menyelesaikan masalah, itu adalah awal dari sebuah akhir. Jadi aku bekerja dan aku suka bekerja," papar Ecclestone dalam wawancara dengan Bild am Sonntag baru-baru ini, seperti diwartakan ESPN F1.
Meski demikian, tak dapat disangkal kalau usia Ecclestone tidak semakin muda dan pada akhirnya ia akan digantikan posisinya. Maka ia pun lantas ditanyakan bagaimana cara tim-tim F1 nanti harus memilih suksesornya tersebut.
"Aku tak punya gambaran. Mungkin mereka harus mencari seorang penjual mobil bekas lainnya," tukas Ecclestone berseloroh, merujuk kepada profesinya di awal karir.
(krs/arp)











































