Alih-alih mendapatkan angka signifikan untuk memperbesar peluangnya menjadi juara, Vettel malah bertangan hampa dari balapan pertama di Korea tersebut, Minggu (24/10/2010). Memimpin sampai lap 43, mobilnya jebol dan out.
Dengan 206 poin Vettel kini harus melewat tiga pembalap di atasnya untuk meraih titel juara di akhir musim, yakni Lewis Hamilton (210), Mark Webber (220) dan Fernando Alonso (231).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentang kegagalannya hari ini, Vettel lebih terdengar "pasrah" ketimbang kecewa, seperti ekspresi dia di lintasan saat menyaksikan mobilnya yang rontok.
"Pastinya ini bukan momen yang sangat enak. Tapi saya rasa balapan ini memang sangat tricky dan sulit untuk siapapun," ulasnya.
"Terus berada di depan sepanjang waktu, mengendalikan balapan dan memelihara ban, saya pikit tak ada yang bisa kita lakukan lebih baik daripada itu. Saya pikir saya sudah melakukan semua yang saya bisa."
Pembalap muda Jerman ini juga sempat terdengar mengeluh lewat radionya saat balapan. Karena tertunda sampai satu jam, lomba pun baru berakhir sudah mendekati matahari terbenam.
"Pengelihatan saya di helm sudah tidak sempurna. Semakin gelap dan jadinya makin sulit melihat gelombang di trek, maupun referensi untuk mengerem," imbuhnya, seraya menyebut beberapa lokasi yang mulai menggelap di akhir-akhir balapan. (a2s/a2s)











































