Tim Red Bull meraih hasil buruk di GP Korea siang tadi. Dua pembalapnya gagal mendulang poin.
"Seperti sudah kita lihat di balapan lewat poin yang berbeda selama balapan, ada pembalap lain yang memimpin kejuaraan ini sekarang. Kami memberikan hadiah kepada Fernando Alonso hari ini dan sebagai tim kami harus menjadikan ini perhatian, namun kami harus melihat bagaimana hal ini bisa berubah nantinya," ujar bos Red Bull Christian Horner.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini membuat posisi Webber di klasemen sementara turun ke urutan kedua. Pembalap Australia itu tertinggal 11 angka dari Fernando Alonso yang memimpin klasemen sementara.
Ada pun untuk Vettel, peluangnya semakin kecil. Pria Jerman ini ada di tempat keempat dengan poin 206.
Dengan tinggal menyisakan dua seri lagi, maka di atas kertas peluang Webber untuk menjadi juara lebih besar dibanding Vettel. Dengan melihat situasi seperti ini, apakah Red Bull akan menjadikan Webber sebagai priortas dan Vettel yang kedua?
"Bila menggunakan sistem penilaian tahun lalu, maka perbedaan antara Sebastian dan Fernando hanya 10 poin dan jelas Mark lebih dekat (dengan kemungkinan juara) jadi strategi kami adalah meminta kedua pembalap untuk bertarung," sebut Horner di Autosport.
"Adalah hal yang keliru bila saya meminta Vettel untuk menjalani peran sebagai yang kedua. Tidak ada satu pun di sini yang memiliki bola kristal. Kejuaraan belum selesai hingga lap terakhir di Abu Dhabi dan kami akan berusaha keras hingga seri terakhir," tuntas dia. (nar/krs)











































