Keberuntungan sungguh menaungi Alonso dan Ferrari dalam balapan di sirkuit Yeongam, Minggu (24/10/2010) sore WIB kemarin. Keluarnya dua pembalap Red Bull Sebastian Vettel dan Mark Webber bikin Alonso, yang ada di posisi tiga hampir di sepanjang lomba, bisa finis pertama.
Alhasil kemenangan kelima Alonso di musim ini membuatnya duduk di puncak klasemen pembalap dengan 231 poin. Unggul 11 angka dari Webber di posisi kedua dan 21 angka dari Hamilton di urutan ketiga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian Domenicali selaku prinsipal tim meminta Alonso serta anak buahnya yang lain untuk tetap "menjejakkan kakinya di bumi" karena segala kemungkinan masih bisa terjadi. Domenicali meminta Ferrari untuk tetap fokus penuh pada balapan.
"Semuanya harus tetap tenang, konsentrasi penuh dan tidak terlalu berlebihan dalam merayakan bagian terindah di musim ini," tutur Domenicali di Autosport.
"Sekarang adalah waktunya untuk berkonsentrasi penuh, waspada dan mempersiapkan yang terbaik kami mampu untuk balapan, karena para pesaing sangat sangat kuat. Kami tidak lagi bisa mentolerir segala masalah. Kupikir itu akan membuat perbedaan," tambah Domenicali.
"So kami harus menyiapkan segalanya, ketahanan dan tentunya melalui dua balapan tersisa tanpa kesalahan. Itu menyangkut kami, ahli mesin saya, mekanik, Fernando dan juga Felipe (Massa)," tukasnya.
Selain soal konsentrasi dan ketenangan, Domenicali juga menyoroti aspek mental terutama pada dua pembalapnya nanti. Dengan pengalaman yang dipunyai Alonso dan Massa, Domenicali optimistis bisa mengakhiri musim ini dengan manis.
"Hal terpenting adalah kekuatan mental untuk menghadapi balapan, namun aku harus juga memperingatkan pada mereka untuk tidak sombong. Kami harus tetap berkonsentrasi karena kami belum meraih apapun," tegasnya.
"Masih banyak poin yang bisa diperebutkan dan hal lain yang ingin kubilang adalah fakta bahwa Red Bull kemarin tidak mencetak poin satu pun, maka perburuan gelar konstruktor masih terbuka. Meski sulit namun kami masih bisa bersaing. Kami tidak akan menyerah sampai semuanya usai," tutup Domenicali. (mrp/rin)











































