Alonso: Semoga Massa yang Menang

Jelang GP Brasil

Alonso: Semoga Massa yang Menang

- Sport
Jumat, 05 Nov 2010 04:23 WIB
Alonso: Semoga Massa yang Menang
Sao Paulo - Fernando Alonso ternyata mendukung rekan satu timnya di Ferrari, Felipe Massa, memenangi balapan di Brasil. Tapi dukungan dari Alonso itu juga demi keuntungannya sendiri.

Tinggal dua seri tersisa musim ini. Yang pertama hadir pada akhir pekan di Brasil, disusul kemudian seri penutup di Abu Dhabi.

Sejauh ini, Alonso tampil jadi pemuncak klasemen dengan selisih 11 poin dari pengejar terdekatnya, Mark Webber, dan 21 poin dari Lewis Hamilton yang ada di posisi tiga. Dengan situasi yang ada di papan klasemen, Alonso bisa saja sudah memastikan gelar di Interlagos jika kondisi nanti memihaknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akan tetapi, Alonso terlihat justru lebih memilih Massa yang keluar jadi pemenang di Interlagos pada akhir pekan. Apalagi Massa memang acap tampil tanguh dalam balapan di negaranya sendiri tersebut.

"Felipe biasanya sangat tangguh di sini. Saya pikir akan lebih baik buat kami dan juga untuk saya, jika Felipe memenangi balapan karena itu akan merenggut 25 poin dari semuanya (rival Alonso)," komentar Alonso di Reuters.

Apabila Massa bisa memenangi balapan di Interlagos nanti, Alonso akan merasa cukup aman dari kejaran para rivalnya. Satu-satunya yang jadi kekhawatiran si driver Spanyol memang cuma perkara 25 angka untuk si pemenang balapan itu saja.

"Ada 25 poin untuk posisi pertama dan 18 untuk posisi kedua. Dari posisi kedua menuju ketiga dan ketiga menuju keempat bedanya sedikit sehingga aku tetap bisa menjaga keunggulan."

"Kerisauan untukku adalah 25 poinnya, jika salah satu pengejar gelar bisa mengambil 25 angka itu. Semoga saja Felipe bisa memenangi kedua balapan sisa karena itu akan jadi yang terbaik buatku," lugas Alonso.

Massa sudah mencatatkan tiga posisi pole dalam tiga balapan terakhir GP Brasil, kendati tahun lalu ia tak bisa mengikuti balapan karena cedera. Massa bahkan bisa saja memenangi ketiga race yang ia ikuti di Interlagos jika saja ia tak "membiarkan" Kimi Raikkonen lewat untuk jadi juara dan meraih gelar pada tahun 2007.


(krs/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads