Pada balapan seri ke-18 di sirkuit Interlagos, Sao Paulo, Minggu (7/11/2010) malam WIB, Red Bull berjaya dengan Sebastian Vettel menjadi juara dan Mark Webber runner up-nya. Ini adalah kali keempat di musim ini si "Banteng Merah" finish 1-2.
Dominasi itu mengantarkan Red Bull meraih gelar juara. Dengan 469 poin di tangan, rival terdekatnya, McLaren, takkan bisa mengejar mereka walaupun meraih hasil maksimal di seri terakhir. Tim yang diperkuat Lewis Hamilton dan Jenson Button itu baru mengumpulkan 421 angka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Balapan digelar dalam kondisi cerah. Vettel memulai lomba dengan cemerlang dengan mengalahkan pemegang pole position, Nico Huelkenberg, di tikungan pertama.
Di akhir lap pembuka Alonso dan Hamilton terlibat pertarungan cukup seru. Alonso lebih dulu menyalip Hamilton, tapi segera dibalas. Tak lama kemudian Hamilton melakukan kesalahan dan terlalu melebar, dan Alonso mengambil kesempatan itu.
Di lap ketiga Webber berhasil mengalahkan Huelkenberg untuk mengambil tempat kedua di belakang Vettel. Di belakangnya, Michael Schumacher menyalip Jenson Button.
Huelkenberg, yang secara mengejutkan memenangi sesi kualifikasi, dengan mudah pula dibalap Alonso di lap ketujuh. Williams tetap saja tidak siap untuk berada di depan.
Mulai lap 12 pitstop mulai bekerja. Button masuk, disusul dua pembalap tuan rumah, Rubens Barrichello dan Felipe Massa, di lap 14. Di putaran 15 Huelkenberg dan Robert Kubica beriringan masuk pit.
Hamilton melakukan hal itu di lap 21, juga Schumi. Vettel baru berganti ban di empat lap berikutnya, yang membuat Webber mengambil sejenak posisinya paling depan. Alonso juga melakukan pitstop. Posisi tak banyak berubah setelah Webber juga melipir ke pistop di lap 27.
Hingga lap 39 jarak Vettel-Webber masih 1,8 detik, tapi satu lap kemudian sudah 2,8 detik. Webber tampaknya agak kesulitan untuk mengganggu permainan rekan setimnya itu.
Balapan sempat hiruk-pikuk di lap 45-48 karena banyak pembalap belakang yang mesti di-overlap. Webber sempat memberi isyarat tak puas pada Bruno Senna karena terlalu lama memberi jalan buat dia.
Jarak antarpembalap merapat massal ketika Vitantonio Liuzzi mengalami kecelakaan di lap 51 dan safety car harus masuk lintasan. Hal ini dimanfaatkan beberapa pembalap untuk masuk pitstop kedua.
Insiden cukup menarik terjadi di lap 60 ketika Massa bersenggolan dengan Buemi. Massa kehilangan keseimbangan dan menyasar cukup jauh dari trek. Beruntung dia masih bisa masuk ke lintasan dan melanjutkan balapan.
Sampai balapan berakhir sepanjang 71 lap, kedudukan para pembalap tak banyak berubah secara signifikan. Vettel mengamankan kemenangannya, Webber menjaga podium kedua, dan Alonso ketiga.
Alhasil penentuan siapa yang akan menjadi juara bakal ditentukan di seri terakhir di Abu Dhabi, pekan depan. Alonso tetap paling favorit dengan keunggulan poin, tapi duo Red Bull sangat berpotensi karena performa tim yang amat baik. Adapun Hamilton lebih berharap pada keajaiban untuk bisa merengkuh gelarnya yang kedua setelah di tahun 2008. (a2s/krs)











































