Di GP Brasil akhir pekan lalu, dua pembalap McLaren, Lewis Hamilton dan Jenson Button cuma bisa finis keempat dan kelima. Mereka terlihat keteteran menandingi Red Bull dan juga Ferrari.
Alhasil, Button pun resmi dicoret dari bursa juara dunia. Sedangkan peluang Hamilton pun jauh dari kata cerah. Dengan nilai 222, pembalap Inggris itu berselisih 24 poin dari Fernando Alonso yang memuncaki klasemen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan berjuang keras dan melihat apa yang bisa kami lakukan," cetus Whitmarsh seperti yang diwartakan Autosport.
"Ini akan berat, tapi menjadi juara dunia di manapun memang berat. Selama secara matematis kami masih bisa, maka kami akan terus berjuang," tekad Whitmarsh.
Seusai lomba di Brasil, Hamilton menyatakan bahwa ia butuh keajaiban untuk jadi juara dunia. Whitmarsh kurang setuju dengan pandangan itu karena kesialan bisa dengan mudah menghinggapi para kompetitor.
"Tidak. Pembalap tidak mampu menyelesaikan lomba itu bukanlah keajaiban. Itu sering terjadi di ajang balap. Jadi, mari lihat saja," tutup Whitmarsh.
(arp/krs)











































