Menyebut balapan di Abu Dhabi akhir pekan nanti sebagai yang paling dramatis mungkin tidak berlebihan. Seperti dikutip dari ITV, ini adalah kali pertama musim balap jet darat masih meninggalkan empat pembalap untuk bersaing menjadi juara dunia hingga seri terakhir.
Setelah menuntaskan 18 balapan di lima benua dan total melahap 1.074 lap sepanjang delapan bulan, Fernando Alonso, Mark Webber, Sebastian Vettel dan Fernando Alonso masuk dalam persaingan akhir menuju juara dunia. Keempatnya kini hanya dipisahkan oleh 55 putaran lintasan Yas Marina sepanjang 5,554 km.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fernando Alonso diuntungkan dengan keunggulan poin yang dia miliki. Pembalap Spanyol itu juga yang paling berpengalaman menghadapi situasi ini dengan dua gelar juara dunia yang sudah didapat.
Mark Webber punya mobil paling cepat di F1 saat ini. Pembalap Australia itu membuktikan kalau dirinya bisa bersaing dengan nama-nama besar.
Sebastian Vettel juga punya keunggulan dengan kecepatan mobilnya. Nilai plus lain pembalap Jerman ini adalah performanya yang semakin baik jelang ujung musim. Hanya kerusakan mesin di GP Korea yang membuat Vettel gagal meraih hat-trick juara.
Lewis Hamilton berada di posisi paling belakang terkait peluang jadi juara. Keberhasilan menjejak podium tertinggi harus dibarengi "keajaiban" lain berupa kompetitornya yang tampil buruk dan tak dapat banyak poin. Masalah juara dunia 2008 itu makin lengkap karena mobil yang kurang kompetitif dibanding Red Bull dan Ferrari.
Drama lain yang mungkin terjadi di Yas Marina adalah persaingan terbuka Vettel dengan Webber mengingat Red Bull hingga kini memastikan kalau tak akan mengunggulkan salah satu dari dua pembalapnya itu. Aksi team order juga punya kans untuk terulang jika Felipe Massa punya posisi lebih baik dibanding Alonso, sebagaimana sempat terjadi di GP Jerman.
(din/key)











































