Sebelum balapan terakhir di Abu Dhabi, Alonso duduk di pucuk klasemen pembalap. Performanya yang sukses memenangi tiga dari lima balapan terakhir pun bikin driver Spanyol itu jadi kandidat kuat juara dunia.
Akan tetapi, kenyataan lantas bicara lain. Kekurangtepatan strategi masuk pit membuat Alonso kemudian harus menghabiskan sisa balapan dengan tertahan di belakang Vitaly Petrov dan di depan Mark Webber.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Usai balapan akan sangat mudah untuk melihat strategi terbaik," nilai Alonso di ESPN F1.
"Jika kami tak berhenti (Mark) Webber akan melewati kami, jika kami berhenti maka kami akan menahan Webber tapi kami jadi bikin Petrov dan (Nico) Rosberg ada di depan. Saya pikir itu adalah keputusan sulit," terangnya lagi.
Apapun juga, kans Alonso meraih gelar juara dunia ketiga kini sudah buyar dan ia tak ayal harus memulai dari awal lagi musim depan.
(krs/arp)











































