Sebelum berlangsungnya GP Abu Dhabi, Minggu (15/11/2010), Vettel berada di posisi ketiga klasemen--tertinggal 15 angka dari Fernando Alonso dan tujuh dari Mark Webber.
Di saat kansnya buat jadi juara dunia menipis, Vettel justru memperlihatkan kematangannya. Dengan tenang dan fokus, Vettel menjuarai lomba. Hasil finis ketujuh yang diperoleh Alonso praktis mengantar Vettel sebagia juara dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia anak muda yang sangat, sangat bersemangat. Ada sejumlah titik nadir yang ia alami musim ini, seperti di Korea bulan lalu, tapi caranya menangani itu sangat luar biasa," papar Horner.
Di usia relatif belia, 23 tahun, Vettel sanggup tampil dingin di Sirkuit Yas Marina. Tak peduli apakah ia akan juara dunia atau tidak, yang terpenting adalah menang balapan lebih dulu.
"Dia akan bicara pada dirinya sendiri, "aku akan kembali, teruslah menekan, teruslah berjuang.". Dia tidak pernah kehilangan keyakinan pada diri sendiri maupun kepada tim. Kami sangat bangga padanya," pungkas Horner.
(arp/nar)











































