Setelah Red Bull mengamankan gelar konstruktor, Ferrari tinggal menambatkan harapan pada Fernando Alonso untuk menyabet gelar juara pembalap. Akan tetapi di lomba terakhir di GP Abu Dhabi semua skenario The Prancing Horse berantakan.
Akibat salah strategi, Alonso akhirnya finis di urutan tujuh. Dengan hasil ini pembalap Spanyol itu harus puas menduduki urutan dua klasemen akhir terpaut empat angka dari Sebastian Vettel yang memenangi balapan sekaligus mendapat gelar juara dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mosley menjadi sosok yang paling mengecam tindakan Ferrari tersebut. Ia bahkan meminta poin Ferrari, Alonso dan Massa dihapus.
"Vettel pantas juara dan dia seorang juara dunia yang sempurna," ujar Mosley kepada Die Welt yang dikutip Planet F1. "Ferrari hampir out dari persaingan tetapi mereka berhasil kembali ke jalurnya. Tapi saya senang mereka tidak juara."
"Itu akan menjadi topik yang tidak bagus untuk diperdebatkan tentang bagaimana Ferrari bisa memenanginya. Soal team order akan muncul lagi. Apakah kebijakan itu akan bagus untuk F1 saya kok meragukannya."
"Kesalahan strategi di balapan terakhir dan pertanyaan apakah Ferrari akan mampu juara di 2011 akan menjadi isu yang akan dibicarakan. Masalah di Formula 1 telah berkurang," pungkas dia.
(rin/rin)











































