Webber dan Vettel musim lalu sama-sama mengejar gelar juara. Dengan kebijakan persaingan terbuka yang diusung Red Bull, kian sengitlah rivalitas mereka.
Webber juga mengakui kalau hubungannya dengan Vettel pada musim 2010 tidaklah bagus. Namun, kini kedunya sudah membenahi hal itu dan akan menjalani musim depan dengan pemahaman baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sulit untuk saling bicara serius di tengah-tengah panasnya pertarungan saat musim berjalan dan saat musim dingin kami baru punya kesempatan untuk berusaha menciptakan musim depan yang lebih baik tanpa friksi," paparnya.
Rasa frustrasi Webber musim lalu banyak bersumber dari keyakinannya kalau Red Bull tetap memberi perlakukan berbeda kepada Vettel, kendati terus melontarkan bantahan.
Tekanan kian bertambah karena fakta keduanya sama-sama bersaing memperebutkan satu hal yang sama: gelar juara. "Orang-orang harus memahami bahwa itu hanya terjadi setiap 10-15 tahun, di mana ada dua pembalap dalam satu tim sama-sama mengejar gelar," tegas Webber.
(krs/roz)











































