Renault terakhir kali menjuarai lomba adalah pada GP Jepang 2008 atas nama Fernando Alonso. Itu menjadi dua kemenangan yang mereka kumpulkan setelah di GP Singapura Alonso juga menang.
Setelah itu, Renault kering kemenangan. Tahun 2009 menjadi masa suram saat Renault cuma bisa meraup 26 angka dan menduduki peringkat ke-8 di klasemen konstruktor. Tahun 2010, prestasi Renault membaik dengan duduk posisi kelima berkat raihan 163 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peluncuran livery baru itu ditimpali dengan optimisme bos Renault, Eric Boullier. Tak ingin terus-terusan jadi pecundang, Boullier ingin membawa Renault menang tahun ini.
"Kami ingin menang dengan mobil ini. Untuk bisa menang, Anda harus rutin naik podium, lalu baru Anda bisa menang. Itulah target kami," cetus Boullier kepada Autosport.
"Ambisi saya adalah ingin membuat tim ini sebagai tim papan atas. Saya ingin tim kami dinilai sebagai tim papan atas setara dengan Ferrari atau McLaren," pungkas Boullier.
(arp/rin)











































