Dilansir BBC, Fairuz yang tahun lalu menjalani peran yang sama di Lotus Racing (tim yang dimiliki oleh pengusaha Malaysia Tony Fernandes), juga akan membalap di GP 2 bersama tim Super Nova yang disokong penuh oleh Proton.
"Sebuah kehormatan bisa menjadi bagian dari tim papan atas yang telah banyak berprestasi di olahraga ini," girang Fairuz dalam pernyataan resminya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Renault tahun ini mengubah nama menjadi Lotus Renault karena sebagian saham mereka dibeli oleh produsen mobil Inggris, Lotus, yang sahamnya dikuasai oleh produsen mobil Malaysia, Proton.
"Terasa istimewa karena adanya kerja sama baru Renault dengan Lotus. Saya sangat bangga bisa berada di sini di era baru tim ini," imbuh pernyataan pembalap 28 tahun itu.
"Ini juga jadi kesempatan besar buat saya untuk berkembang sebagai seorang pembalap dan belajar sebanyak mungkin tentang F1 dan semoga suatu hari saya bisa berada di garis start," tuntas Fairuz.
(arp/krs)











































