Dua tim ini meluncurkan mobilnya tidak dengan acara khusus, tetapi cukup secara online. Baik Force India maupun HRT melakukan peluncuran itu melalui situs resminya masing-masing.
Force India melansir andalan barunya, VJM04. Yang paling mudah diamati dari VJM04 ini adalah masih dipakainya corong udara di atas kepala pembalap yang terbagi dua alias blade roll hoop.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tahun lalu, Force India berhasil finis di posisi ketujuh klasemen konstruktor. Mereka masih akan diperkuat oleh pembalap Jerman Adrian Sutil, tetapi kali ini duetnya adalah pembalap debutan Paul di Resta.
Sementara itu, Hispania melakukan peluncuran F111. Ini adalah mobil yang secara penuh dikembangkan oleh HRT sendiri karena mobil mereka tahun lalu, F110, merupakan mobil yang dibuat oleh Dallara.
Mobil F111 ini mengusung mesin Cosworth CA2011 yang juga dipakai oleh tim-tim lain seperti Marussia Virgin Racing dan Williams.
"Kami sangat bangga dengan mobil yang akan dikendarai oleh pembalap-pembalap kami di musim yang akan datang ini," sambut Presiden HRT Jose Ramon Carabante di situs resmi timnya.
Prinsipal HRT, Colin Kolles, merasa optimistis kalau F111 akan membawa timnya meraih prestasi lebih baik ketimbang pencapaian tahun lalu di mana mereka gagal meraih satu pun angka.
"F111 mewakili langkah maju yang signifikan buat HRT. Kami telah melakukan banyak perubahan besar untuk mengawali musim kedua kami di F1 dan Anda bisa lihat komitmen HRT untuk F1," tandas Kolles.
(arp/arp)
