Aturan-aturan baru tersebut, salah satunya pengenalan sayap belakang yang bisa digerakkan, dibuat demi ambisi memuluskan overtaking di lintasan. Pembalap diizinkan menggunakan sayap belakang tersebut di zona 600 meter di ujung lintasan lurus utama trek, dengan syarat jarak mereka dengan pembalap di depannya maksimal satu detik.
Meski demikian, Alonso yakin bahwa aturan sayap belakang tersebut tak akan menjamin pembalap lebih mudah menyalip pembalap di depan. Pasalnya, daya saing mobil yang akan disalip sangat berpengaruh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu akan berguna untuk menyalip mobil yang satu atau dua detik lebih lambat. Overtaking di antara para pembalap terdepan akan tetap sulit di 2011," imbuh juara dunia 2005 dan 2006 ini.
Komentar serupa dilontarkan oleh direktur teknis Williams, Sam Michael.
"Saya tak berpikir itu (jarak 600 meter) akan sangat efektif. Itu harus lebih panjang," cetus Michael.
(a2s/a2s)











































