Untuk menambah seru balapan musim depan, sejumlah aturan baru akan dipergunakan. Salah satunya adalah kewajiban menggunakan sayap belakang yang bisa digerakkan, guna memuluskan aksi seorang pembalap menyalip lawannya.
"Dalam F1, menyalip itu selalu sulit. Siapapun yang bisa melakukannya akan dikagumi sama seperti seorang pencetak gol dalam sepakbola," kata Vettel kepada La Gazzetta dello Sport yang dikutip ESPN F1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada sebuah risiko di mana publik akan berpikir kalau aksi menyalip kini akan jadi lebih gampang. Para pembalap mestinya membalap, bukan bermain-main dengan pelbagai tombol dan sistem."
"Tahun lalu ada F-duct, sekarang ada sayap belakang dan KERS. Aku tidak terlalu yakin ini akan jadi hal bagus," tutur driver Red Bull tersebut.
(krs/rin)











































