Saat ini, gelaran demonstrasi masih marak dilakukan di Bahrain untuk memprotes pemerintah. Gerakan di Bahrain adalah efek dari gelombang demonstrasi yang melanda dunia Arab sebulan belakangan.
Bahrain sedianya bakal menggelar seri pertama F1 2011 pada 13 Maret. Namun mengingat rawannya kondisi keamanan di negara kesultanan itu, maka Lauda angkat suara mendesak pembatalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi salah kalau tiba-tiba (gonjang-ganjing) ini merembet ke olah raga. Kita harus berada di luar negara itu," imbuh juara dunia tiga kali asal Austria tersebut.
Sebelum ini, balapan GP2 Asia yang seharusnya digelar pada 18 dan 19 Februari ini juga telah dibatalkan dengan alasan keamanan. Terungkap kalau salah satu hotel tempat tinggal peserta hanya berjarak 200 meter-an dari lokasi bentrok pengunjuk rasa dengan polisi.
Bos besar F1 Bernie Ecclestone sudah menegaskan kalau nasib GP Bahrain akan ditentukan pada Rabu atau Kamis pekan depan. Bila dibatalkan, kemungkinan GP Bahrain akan diletakkan di akhir musim.
(arp/roz)











































