Perubahan utama yang hadir musim depan adalah kembalinya KERS dan penggunaan sayap belakang yang bisa digerakkan. Keduanya ditujukan untuk meningkatkan aksi saling salip antara pembalap.
Selain itu ban baru juga akan dipergunakan, yaitu Pirelli. Perubahan tersebut bisa berdampak kepada jumlah pit stop per balapan, yang diprediksi akan berjumlah tiga sampai empat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para pembalap harus beradaptasi luar biasa cepat guna mendongkrak penampilan mereka sesegera mungkin, KERS dan sayap belakang juga harus bisa dikuasai secepatnya," ulas bos Red Bull Christian Horner di ESPN F1.
"Yang pasti akan ada banyak hal terjadi tahun ini dan para pembalap cerdas-lah yang akan tampil ke depan. Ini sebuah tantangan menarik untuk disimak bagaimana kelanjutannya," lanjut Horner.
(krs/din)
