Sebastian Vettel, Fernando Alonso, Jarno Trulli dan Adrian Sutil sebelumnya sudah menyuarakan ketidakpuasan terhadap ban Pirelli yang akan digunakan musim 2011. Mereka menyoroti aspek ketahanan ban tersebut.
Hamilton yang membalap untuk McLaren menemukan kekurangan lain di ban Pirelli tersebut, yang ia yakini akan bikin para pembalap 'Jet Darat' cukup kesal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tahun lalu kami sudah membuat ban bertahan lebih lama dengan adanya bahan bakar lebih banyak dan sekarang bahkan lebih pelan lagi. Aku melakukan pengujian tempo hari dan benar-benar menyebalkan pelannya. Jujur saja, itu tidak seru," tukasnya.
Senada dengan rekan-rekannya, Hamilton kemudian ikut mengkritik soal ketahanan ban. Terkait hal itu, ia merisaukan menurunnya kualitas balapan di 2011 karena mobil tidak lagi seagresif sebelumnya.
"Pada laju pertama, aku pikir aku belum berusaha keras, dan bannya habis usai sembilan lap. Di laju berikutnya aku harus lebih santai. Sudah seperti out lap saja dan kami hanya mencapai 15 sampai 16 lap di soft tyre."
"Musim-musim berganti, Anda harus mengganti gaya dan beradaptasi, tapi tetap mempertahankan aspek terpenting yakni kecepatan dan agresi. Kini langkah terbesarnya adalah mencari cara merawat ban," kritik Hamilton.
Kendati pun ia mengeluhkan hilangnya potensi kecepatan dan agresi, Hamilton menyebut balapan boleh jadi akan tetap ketat di lintasan nanti karena tim sama-sama akan melaju dengan lebih pelan.
"Anda akan melihat balapan tetap kompetitif tahun ini. Regulasi-regulasi sudah membuat tim jadi lebih setara, membuatnya jadi lebih kompetitif meski tidak kompetitif dalam arti sengit."
"Di 2007 dan 2008, tim-tim sangat cepat dan saling kejar dengan kencangnya di depan. Kini mobil sudah sedikit diperlambat, jadi situasi mungkin telah menjadi lebih setara," papar Hamilton.
(krs/nar)











































