Menjadi rookie di tahun 2007, Hamilton menggebrak dunia dengan menjadi runner up di bawah Kimi Raikkonen. Di musim berikutnya ia meraih titel tersebut dan menjadi juara termuda dalam sejarah, sebelum dipatahkan Sebastian Vettel tahun lalu.
"Saya tidak ada di sini untuk membalap selama 10 tahun dan cuma memenangi satu atau dua gelar juara," demikian Hamilton dalam wawancaranya dengan harian Inggris Observer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski tergolong cepat meraih sukses dalam karirnya di F1, pembalap berusia 26 tahun itu mengaku dirinya masih belum seberapa. Empat tahun berkiprah masih terbilang singkat dan dia merasa belum mengeluarkan semua yang ia miliki.
Masalah yang saat ini dimiliki Hamilton adalah timnya, McLaren, harus berjuang keras menghadapi lawan-lawannya. Sejak memenangi gelar di tahun 2008, McLaren perlu bekerja ekstra keras untuk bersaing dengan Ferrari dan Red Bull. Persiapan mereka menjelang balapan musim ini pun belum memuaskan. Namun Hamilton tetap percaya pada timnya.
"Lihatlah sejarah McLaren. Mereka tim yang luar biasa. Aku memang belum ke pabrikan yang lain, tapi McLaren memiliki orang-orang terbesar yang pernah aku temui di dalam tim. Cara mereka memperlakukan pembalap-pembalapnya sungguh fantastis. McLaren tempat yang hebat untuk bekerja dan aku merasa sangat istimewa menjadi bagian dari tim. Mereka semua petarung, aku juga petarung," imbuhnya.
(a2s/a2s)











































