Sejumlah pembalap, seperti Lewis Hamilton, Sebastian Vettel, Fernando Alonso, Jarno Trulli dan Adrian Sutil, telah mengkritik Pirelli. Ban dari pabrikan Italia itu dinilai cepat aus dan membuat mobil F1 jadi pelan.
Pembalap Red Bull, Mark Webber, mencoba melihat sisi positif di balik kritik terhadap Pirelli. Ban yang mudah aus akan memaksa pembalap melakukan lebih banyak pit yang berarti akan ada lebih banyak aksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Normalnya, dulu, kita sudah bisa menebak hasil lomba saat balapan baru selesai 15-25 persen. Itu tidak akan terjadi musim ini. Saya pikir, semuanya baru terbuka di bagian akhir lomba," imbuhnya.
Bagaimanapun, Webber mengaku kalau situasi ini pasti tidak disukai pembalap. Namun buat penonton, hal ini berarti positif karena akan ada lebih banyak tontonan.
"Ini bagus buat penonton netral yang tidak menjagokan salah satu pembalap tampil bagus, tetapi membuat stres kami. Ini akan menarik disaksikan," prediksi pembalap Australia itu.
(arp/krs)











































