Gelar juara dunia musim lalu lepas dari genggaman Alonso pada seri terakhir setelah kesalahan strategi dari timnya, Ferrari. Padahal saat itu Alonso tinggal sejengkal lagi sampai ke titel ketiganya.
Meski demikian, si driver Spanyol dan 'Kuda Jingkrak' telah menjalani musim dingin positif yang diikuti dengan pengujian pra musim yang juga memuaskan. Maka optimisme pun lahir menjelang seri perdana musim yang baru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seri perdana musim ini mestinya memang dihelat di Bahrain pada 13 Maret lalu. Tidak kondusifnya situasi di negara tersebut membuat balapan baru dimulai tanggal 27 Maret nanti di Australia.
"Ya, hal itu membuat para teknisi memiliki waktu lebih banyak dan mereka tak perlu terburu-buru, tapi buat kami para pembalap, dan aku pikir itu berlaku untuk semua kolegaku, hasrat untuk segera kembali membalap sangatlah kuat," tegas Alonso.
Mantan pembalap Renault dan McLaren itu lantas menyebut, kekecewaan yang dialami musim lalu sudah melecut dirinya dan Ferrari untuk tampil lebih baik lagi musim ini.
"Ferrari sinonim dengan hasrat membalap dan kami semua bertekad untuk bangkit dan menang."
"Kami sudah melahap banyak kilometer dalam pengujian dan menunjulkan level kestabilan yang bagus, yang mana selalu penting. Ada sejumlah alasan untuk optimistis kendati kami tidak bisa terlalu yakin di mana posisi kami di antara yang lain," lugas Alonso.
(krs/nar)











































