Vitaly Aleksandrovich Petrov mulai membalap di arena "Jet Darat" sedari musim 2010 lalu. Saat itu prestasi terbaiknya hanyalah finis di posisi lima pada seri ke-12 di Hongaria.
Selain capaian tersebut, musim perdana Petrov di F1 terbilang tidak bagus-bagus amat. Menuntaskan musim di posisi 13, driver Renault itu masih berada di bawah bayang-bayang rekan satu timnya Robert Kubica yang finis di peringkat delapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, memasuki musim keduanya di F1 Petrov langsung menggebrak. Dengan sejumlah regulasi baru di musim 2011, ia sanggup mengakhiri balapan perdana di Australia di posisi tiga.
Pembalap yang di negara asalnya dijuluki 'Roket Vyborg' itu mencapai posisi tersebut tidak dengan mudah. Masalahnya, ia terus diancam oleh Fernando Alonso dari Ferrari yang akhirnya finis di peringkat empat.
Kesuksesan menghambat Alonso sang juara dunia F1 dua kali niscaya menambah manisnya kesuksesan Petrov naik podium, menemani dua orang juara dunia F1 lainnya, Sebastian Vettel dan Lewis Hamilton.
"Aku akan tidur dengannya malam ini!" serunya kepada BBC, merujuk kepada trofi yang ia raih dalam balapan.
Torehan Petrov itu sudah pasti juga bikin Rusia bangga, terlebih karena negara itu berencana menggelar balapan F1 sedari tahun 2014 mendatang.
(krs/rin)











































