Hill, juara dunia F1 tahun 1996, menyaksikan balapan GP Australia di mana Vettel keluar sebagai pemenang dengan meninggalkan peringkat kedua, Lewis Hamilton, 22 detik di belakangnya.
Tetapi Hill tidak melihat bahwa situasi di Australia akan berlangsung seperti itu terus di balapan lainnya. Ia yakin para pesaing Vettel dan Red Bull akan berusaha untuk mengejar ketertinggalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memiliki mobil terbaik di lintasan bisa jadi jebakan buat Red Bull karena mereka jadi tidak punya tolok ukur. Hal itu justru menguntungkan pesaing karena mereka akan berusaha sangat keras menyamai kemampuan Red Bull.
"Alasannya adalah, sulit untuk mempertahankan puncak bila Anda punya mobil yang mendekati sempurna dalam sebuah kejuaraan," kata Hill.
"Orang lain akan mengekor dan mulai mengejar. Musim ini akan mirip musim lalu di mana masih akan ada banyak kandidat juara dunia setelah melewati separuh musim," imbuh pria Inggris itu.
"Saya pikir hal tersebut tidak akan jauh berbeda musim ini. Saya pikir, mempertahankan gelar bakal menjadi pekerjaan yang tidak mudah buat Sebastian," pungkas Hill.
(arp/roz)











































