Menurut Todt, sirkuit tempat balapan 'Jet Darat' saat ini tidak tidak memberikan ruang cukup buat para pembalap untuk melakukan aksi saling salip.
"Balapan seperti di Abu Dhabi tahun 2010, di mana Anda tidak bisa menyalip, tidak bisa diterima," cetus Todt kepada Auto Motor und Sport yang dikutip ESPN F1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain lintasan, Todt juga menyebut pengidentifikasian pembalap menjadi faktor lain yang ikut menghambat bertumbuhnya penonton F1.
"Di televisi, sulit menentukan siapa yang ada di masing-masing mobil. Hanya para ahli yang tahu helm (masing-masing pembalap) dan banyak pembalap yang mengubah rancangannya dari balapan ke balapan."
"NASCAR mengatasi hal ini dengan baik. Seorang pembalap mendapatkan sebuah nomor yang akan ia pegang sepanjang karirnya, sehingga dengan mudah langsung dikenali oleh fans," ulas Todt.
(krs/roz)











































