Dua seri musim 2011 sudah terlewati. Di dua seri itu pula Vettel yang membalap untuk Red Bull keluar jadi pembalap tercepat dalam balapan.
Dengan dua kemenangan tersebut, sang juara bertahan pun sudah memuncaki klasemen sementara F1 dengan keunggulan 24 angka dari pengejar terdekatnya--saat ini Jenson Button dari McLaren.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi kita baru menjalani dua dari 19 balapan. Kita sudah melihat dalam hitungan hari betapa laju bisa demikian bervariasi, dengan balapan di Malaysia lebih ketat dibandingkan saat di Australia," paparnya.
Vettel menilai, musim 2011 baru saja dimulai dan masih banyak hal yang bisa terjadi. Musim lalu, misalnya, dengan Alonso yang menggebrak di paruh kedua musim setelah sebelumnya tampil tidak memuaskan.
"Lihat tahun lalu dengan Fernando Alonso. Orang-orang sudah mencoretnya dari persaingan, tapi ia menjadi favorit di seri terakhir," ujar Vettel.
Kebangkitan Alonso itu memang membuatnya memasuki seri terakhir di posisi pole menuju takhta juara dunia. Namun, kejutan lain hadir karena malah Vettel-lah yang lantas keluar jadi kampiun.
(krs/rin)











































