Jelang GP Kanada
Daerah Kekuasaan Schumi
Rabu, 09 Jun 2004 16:25 WIB
Jakarta - Seri kedelapan Grand Prix Formula 1 akan digelar di Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal, Kanada, Minggu (13/6/2004). Meski bersamaan dengan event Piala Eropa 2004 Portugal, GP Kanada tetap menawarkan banyak hal menarik untuk disimak.Berikut beberapa data dan fakta GP Kanada di kota Montreal, yang terkenal dengan kopi enaknya, rokoknya yang keras dan pusat kegiatan lelaki penyuka sesama jenis (gay).Di tahun 1993 Alain Prost bersama tim Williams untuk pertama kalinya menjuarai GP Kanada, setelah 11 kali mencoba bertarung di Gilles. Satu tahun kemudian, Michael Schumacher (Benetton) dalam usia 25 tahun meraih kenangan terbaiknya dengan mencatat rekor sebagai pembalap termuda yang memenangkan GP Kanada.Tidak hanya kenangan baik, kenangan buruk pun sempat dirasakan Schumi. Ia salah satu dari tiga orang juara dunia yang pernah mengalami kecelakaan dan gagal menyelesaikan balapan di tahun 1999 (Damon Hill lap 14, Michael Schumacher lap 29 dan Jacques Villeneuve lap 34).Di musim selanjutnya, Schumi membalas insiden di tahun 1999 dengan berhasil meraih juara seri ke-40 dan rekor empat kali menjuarai GP Kanada. Jarak antara Schumi dan rekannya Rubens Barrichello saat itu hanya terpaut 0,174 detik saat memasuki garis finish dan menjadi rekor jarak terkecil di GP Kanada. Dominasi Shumi kembali berulang dengan merengkuh gelar juara kelimanya di sirkuit ini.Namun bukan berarti tidak ada perubahan di Gilles. FIA kemudian menginginkan perubahan yang sangat penting mengenai standar desain sirkuit. Maka pengurangan jarak dilakukan dengan pemotongan 30 meter di hairpin timur. Desain jalur keluar pit yang baru serta penambahan 2 meter di tikungan Senna. Total jarak sirkuit Gilles kini mencapai 4,421 kilometer. Sementara itu mengenai trek , tikungan keenam dan tikungan ke-10 adalah dua siksaan yang paling patut ditakuti. Di tikungan keenam para pembalap menerima gaya gravitasi tiga. Ini berarti mereka menahan berat tiga kali berat badannya untuk bisa melewati tikungan tersebut.Entah apakah tahun ini fisik Schumi yang sekarang terbilang pembalap gaek masih mampu menerima tekanan tersebut. Sedangkan pemegang rekor lap tercepat di Kanada, Juan Pablo Montoya, sangat optimis bisa menggeser dominasi Schumi di Kanada. (erk/)











































