Start dari posisi ketiga, Hamilton mengakhiri balapan di Shanghai, Minggu (17/4/2011), dengan predikat juara. Pembalap Inggris ini mampu menyalip Sebastian Vettel empat lap sebelum balapan berakhir.
"Saya luar biasa gembira. Rasanya sudah lama sekali sejak saya berdiri di sini. Saya bangga dan berterima kasih atas semua kerja keras," girang Hamilton, sebagaimana dikutip Autosport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hamilton mengakui bahwa kemenangannya tak lepas dari strategi pemakaian ban. Dia menyimpan satu set ban lunak untuk balapan dan "mengorbankan" sesi kualifikasi.
"Saya pikir hari ini strategi yang kami pakai terkait kualifikasi sangat membantu. Ban pilihan baru kami tampak lebih awet daripada pembalap di depan saya," urai Hamilton.
"Ini kombinasi dari beberapa hal bagus. Pit stop sangat fantastis, para kru bekerja keras, dan mobil terasa luar biasa," bebernya.
"Saya mencoba menjaga ban (tidak cepat aus) dan melaju lebih cepat. Dua jempol buat kru di pabrik, yang sudah membuat mobil untuk balapan kali ini. Rasanya menakjubkan," imbuh pembalap 26 tahun ini.
Dengan kemenangan di Shanghai, Hamilton naik ke peringkat kedua klasemen pembalap dengan 47 poin. Dia tertinggal 21 poin dari Vettel yang masih bertakhta di pucuk klasemen.
(mfi/a2s)











































