Red Bull: Dua Pitstop untuk Vettel Sudah Tepat

Red Bull: Dua Pitstop untuk Vettel Sudah Tepat

- Sport
Minggu, 17 Apr 2011 20:10 WIB
Red Bull: Dua Pitstop untuk Vettel Sudah Tepat
Shanghai - Strategi dua pitstop mengantar Sebastian Vettel jadi runner-up di GP China, di belakang Lewis Hamilton dengan tiga pitstop. Jika saja Vettel tidak menerapkan strategi itu, ia dinilai bahkan bisa finis lebih buruk.

Vettel gagal mencatat hat-trick setelah tak kuasa kembali menang di seri ketiga balapan musim ini. Berbeda dengan dua seri sebelumnya, si driver Red Bull kali ini harus puas finis di posisi dua.

Memulai balapan dari posisi terdepan, Minggu (17/4/2011), Vettel melakukan start buruk dan langsung terlempar ke posisi tiga usai dilewati Hamilton dan rekannya di McLaren, Jenson Button. Saat itulah tim Red Bull memutuskan Vettel akan menggunakan dua pitstop saja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Strategi itu memang membuat si juara bertahan bisa melesat ke depan dan memimpin balapan untuk waktu lama. Tapi bak pedang bermata dua, strategi itu juga punya kelemahan. Dua pitstop membuat Vettel harus berusaha keras melawan ausnya ban.

Faktor itu pula yang akhirnya membuat Vettel kehilangan posisi terdepan dari Hamilton. Cukup mengecewakan karena terjadi di beberapa lap menjelang akhir balapan.

Meski demikian, Prinsipal Tim Christian Horner tetap menilai perubahan strategi berupa pemangkasan jumlah pitstop untuk Vettel sudah tepat. Tanpa itu, Vettel bisa saja sudah lebih dulu tertinggal jauh.

"Jika kami membuat tiga stop di belakang mereka, kami mungkin tidak akan bisa menjaga posisi di belakang mereka," ungkap Horner kepada BBC.

"Itu adalah sebuah balapan menarik yang nyaris saja berbuah untuk Sebastian. Kami membuat keputusan itu berdasarkan posisinya saat berada di belakang kedua pembalap McLaren. Kami merasa itulah cara terbaik untuk mengalahkan mereka dan amat sangat nyaris berhasil melakukannya," imbuh Horner.







(krs/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads