Tahun ini Istanbul akan menggelar adu cepat 'Jet Darat' di GP Turki pada 8 Mei mendatang. Boleh jadi ini akan jadi perhelatan terakhir di sana.
Bukan hanya kontrak Istanbul menggelar F1 memang akan berakhir tahun 2011 ini, tetapi usaha untuk menyepakati kontrak baru pun dilaporkan media-media Turki tidak menemui hasil positif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harian lain, Hurriyet, melaporkan rincian dengan mengutip Murat Yalcintas selaku pimpiman Kamar Dagang dan Industri Turki--pihak yang menyokong balapan di Turki. Disebutkan, pemerintah negara itu sudah menolak permintaan dari bos F1 Bernie Ecclestone mengenai kenaikan pembayaran untuk izin balapan, dari 13 juta dolar AS menjadi 26 juta dolar AS.
Hal ini lantas juga didukung oleh kicauan Yalcintas sendiri di dalam akun resmi Twitternya. "Sepertinya balapan F1 tidak akan digelar di Istanbul tahun depan."
"Karena angka untuk itu sangat tinggi sehingga sepertinya (kementerian keuangan) tidak akan bersedia membayar. Ini adalah alasan kenapa balapan tidak akan terlaksana," tulisnya.
Sebelumnya Bernie sempat mengemukakan harapannya agar Turki tetap bisa menggelar balapan F1 dalam jangka waktu panjang, terlepas dari minimnya jumlah penonton.
(krs/krs)











































