Hal tersebut diungkapkan oleh Dokter Riccardo Ceccarelli, dokter yang merawat Kubica sejak pembalap Renault itu terlibat kecelakaan di sebuah reli, Februari silam.
Pertanyaan mengenai kondisi Kubica masih menghuni benak publik. Apakah pembalap Polandia itu bisa kembali ke F1 lagi atau tidak mengingat parahnya kondisi pria 28 tahun itu saat celaka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pekan ini, Kubica dijadwalkan untuk meninggalkan Rumah Sakit Santa Corona di Italia dan mulai menjalani penyembuhan di tempat tinggalnya. Dokter Ceccarelli menjelaskan parahnya kondisi Kubica usai kecelakaan.
"Mengingat cedera yang ia alami di tangan, kaki, bahu dan siku, Robert seperti gabungan tiga pasien jadi satu. Kakinya masih bermasalah, dia banyak bertumpu di kaki kiri dan kini mulai membagi beban ke kaki satunya," jelas dia.
"Kami harus mengumpulkan setidaknya empat orang untuk bisa membantunya berlatih antara 6-8 jam sehari. Kami juga membuat treadmill khusus yang membuat dia bisa menaruh sebagian beban di kaki kanan," tuntas Dokter Ceccarelli.
(arp/rin)
