Jangankan bertarung menjadi juara, Ferrari bahkan selalu gagal naik ke atas podium dari tiga balapan yang sudah digelar musim ini. Baik Fernando Alonso atau Felipe Massa, posisi terbaik yang mereka dapat adalah finis keempat di Australia.
Padahal di saat bersamaan Red Bull terus unggul dengan mobil yang sangat cepat. Sementara McLaren Mercedes sudah membuktikan daya saingnya menyusul sukses Lewis Hamilton jadi juara di GP China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak mengawali musim seperti yang kami harapkan, tapi ini bisa berubah segera, cepat. F1 selalu seperti itu, harus berjuang untuk masuk lima pembalap terdepan lalu setelahnya Anda berpeluang menang. Tiga balapan tak cukup untuk membuat penilaian," tulis Alonso di blognya seperti dikutip dariΒ AS.
Alonso pun mencontohkan apa yang terjadi tahun lalu di mana dirinya juga tercecer jauh dari Red Bull di McLaren di tengah musim. Namun saat memasuki seri terakhir dia masih menjadi salah satu kandidat juara, meski akhirnya harus mengakui keunggulan Sebastian Vettel.
"Tahun 2006 saat masih di Renault, di paruh kedua musim (Michael) Schumacher kembali ke pertarungan dan mengalahkan saya di beberapa balapan. Dan tahun lalu kami tidak menyerah dan bertarung untuk gelar juara sampai balapan terakhir. Itu seperti sebuah slogan, tapi itulah kenyataannya: Jangan pernah menyerah di F1," tuntas Alonso.
(din/roz)











































