Lewat Nico Rosberg dan Michael Schumacher, Mercedes GP cukup mencuri perhatian di Shanghai pada 17 April lalu. Sinyal positif bahkan sudah muncul saat Rosberg menuntaskan sesi kualifikasi sebagai pembalap tercepat nomor empat.
Di dalam balapan, Rosberg juga sempat memimpin balapan dan bertarung mengejar podium. Pada akhirnya ia harus puas finis di posisi lima.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa yang ditampilkan keduanya di Shanghai jelas dapat membangkitkan optimisme di kubu Mercedes GP. Tetapi mereka belum mau terlalu percaya diri karena di dua seri awal juga telah dinaungi peruntungan yang tak bagus-bagus amat.
"Sejujurnya saya tidak bisa menjamin kami bisa melakukan hal serupa di Turki," aku bos motorsport Mercedes Norbert Haug kepada Autosport.
"Tapi hal yang terpenting adalah menemukan kunci untuk menyingkap kecepatan (maksimal). Lajunya ada di situ. Penampilan di China itu gambaran sejatinya," lugas Haug.
(krs/rin)
